Senin, 12 September 2011

MASALAH EKONOMI

A Masalah Ekonomi
Manusia sering mengeluhkan hidupnya memiliki banyak sekali masalah.
Tidak seorang pun yang hidup di dunia ini yang tidak memiliki masalah baik
masalah kecil maupun masalah yang besar yang dapat mengancam
kehidupannya. Apakah yang menyebabkan permasalahan itu timbul? Bagaimana
cara mengatasinya?
Untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut kita harus
mengetahui apa yang dimaksud dengan masalah. Para ahli mengartikan bahwa
masalah adalah kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Jadi, semakin banyak
kita memiliki harapan, semakin banyak pula harapan yang mungkin tidak
terkabul. Hal tersebut yang biasanya akan menimbulkan masalah.
Begitu juga secara ekonomi. Manusia secara alami memiliki banyak sekali
kebutuhan yang harus dipenuhi, namun di sisi lain alat pemuas kebutuhan
tersebut sangat terbatas. Dari kesenjangan itulah kemudian timbul masalah
ekonomi.
Masalah ekonomi adalah kesenjangan antara kebutuhan manusia yang
tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhannya terbatas.
Tidak setiap masalah berdampak negatif bagi kita. Masalah ekonomi memacu
kita untuk dapat menyelesaikannya dan mendorong untuk memanfaatkan
seluruh potensi diri dan lingkungannya. Hal ini yang akan membawa bangsa
kita pada kemajuan. Walaupun demikian, jika kita salah memanfaatkan seluruh
potensi tersebut, hal itu dapat juga membawa ke arah kehancuran.
Pada Bab I inilah kita akan membahas masalah ekonomi dalam kaitannya
dengan kebutuhan manusia dan kelangkaan.

B Kebutuhan Manusia yang Tidak Terbatas
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, kehidupan manusia memiliki banyak
sekali kebutuhan yang akhirnya dapat menimbulkan masalah ekonomi.
Kebutuhan timbul karena adanya tuntutan fisik dan/atau psikis agar dapat hidup
layak sebagai manusia sehingga kebutuhan manusia sangat beraneka ragam dan
sering tidak dapat dipuaskan. Hal ini menyebabkan kebutuhan menjadi tidak
terbatas
Keinginan dan kebutuhan kadang disamakan pengertiannya, padahal
sesungguhnya ada perbedaan mendasar yang membedakan antara kedua hal
tersebut. Keinginan adalah hasrat dalam diri manusia yang jika tidak terpenuhi
tidak memengaruhi kelangsungan hidupnya, sedangkan kebutuhan adalah
hasrat yang timbul dalam diri manusia yang jika tidak terpenuhi dapat
memengaruhi kelangsungan hidupnya. Dalam pembahasan ini kita akan
menggunakan istilah kebutuhan untuk menunjukkan segala hasrat manusia
terhadap sesuatu baik itu hanya berupa keinginan ataupun kebutuhan itu sendiri.
Kebutuhan manusia yang tidak terbatas dipengaruhi oleh hal-hal sebagai
berikut.
1. Sifat alami manusia
Sudah menjadi sifat alami manusia untuk tidak cepat puas pada segala
sesuatu yang sudah dimilikinya. Ketika sudah mendapatkan sesuatu maka
akan muncul kebutuhan lainnya seiring dengan situasi dan kondisi.
2. Tingkat pendapatan
Semakin tinggi tingkat pendapatan seseorang semakin banyak
kebutuhan hidupnya. Misalnya, kebutuhan seorang pengusaha kaya berbeda
dengan kebutuhan para karyawannya.
3. Lingkungan Alam
Untuk dapat bertahan hidup maka manusia selalu berusaha untuk
menyesuaikan diri dan kebutuhan hidupnya dengan keadaan alam
sekitarnya. Kebutuhan hidup di daerah dingin akan berbeda dibandingkan
dengan kebutuhan hidup di daerah tropis, baik dari segi makanan, pakaian
4. Lingkungan sosial
Secara naluriah manusia mempunyai kebiasaan meniru tingkah laku
orang lain sehingga jumlah dan jenis kebutuhan hidupnya juga akan sangat
dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya. Seseorang yang tinggal di
lingkungan ekonomi tinggi akan terpacu dirinya untuk dapat menyesuaikan
dengan lingkungan sosialnya.
5. Kemajuan teknologi informasi
Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan kepada
seseorang untuk mendapatkan informasi sekaligus membeli suatu barang.
Hal tersebut dapat mendorong bertambahnya kebutuhan seseorang.
6. Agama dan kepercayaan
Perbedaan agama dan kepercayaan
yang dianut seseorang mengakibatkan
timbulnya berbagai macam
kebutuhan yang berbeda sesuai
dengan norma agama yang dianutnya.
7. Akulturasi budaya
Kebudayaan sangat berpengaruh terhadap kebutuhan hidup seseorang
baik kebudayaan sendiri maupun kebudayaan yang datangnya dari luar.
Hal ini menyebabkan terbentuknya pola perilaku dan kebiasaan yang
berbeda yang akan menimbulkan berbagai macam kebutuhan.
8. Perdagangan internasional
Adanya perdagangan internasional menimbulkan terjadinya aliran
barang dari luar negeri yang dapat mendorong peningkatan kebutuhan
hidup.
C Macam-macam Kebutuhan Manusia

1.   Kebutuhan menurut Intensitas Kegunaan

a. Kebutuhan primer Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang jika tidak terpenuhi akan mengganggu kelangsungan manusia. Yang termasuk kebutuhan primer adalah makan, minum, pakaian, rumah, dan kesehatan.

b. Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang sangat penting,tetapi jika tidak terpenuhi tidak
mengganggu kelangsungan hidup. Misalnya, telepon dan sarana angkutan.

c. Kebutuhan tertier
Kebutuhan tertier adalah kebutuhan akan barang mewah. Kebutuhan ini lebih cenderung ditujukan untuk menunjukkan status sosial atau prestise seseorang di mata masyarakat.

Penafsiran terhadap kebutuhan menurut intensitasnya dapat berbeda pada setiap orang. Bagi orang berpenghasilan tinggi mobil pribadi adalah kebutuhan sekunder, tetapi bagi yang berpenghasilan rendah mobil tersebut menjadi kebutuhan tertier.

2.   Kebutuhan Menurut Waktu

a. Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang
juga dan tidak dapat ditunda. Misalnya, obat bagi orang yang sakit.
b. Kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang pemenuhannya dapat
dilakukan di kemudian hari dan dapat ditunda karena sifatnya tidak
mendesak. Misalnya, tabungan dan jas hujan pada musim panas.

3.   Kebutuhan Menurut Sifatnya

a. Kebutuhan jasmaniah adalah kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani atau fisik. Misalnya,
makan, olahraga, dan istirahat.

b. Kebutuhan rohaniah merupakan
kebutuhan yang bersifat rohani, berhubungan dengan jiwa manusia.
Misalnya, beribadah, bersosialisasi, rekreasi, dan hiburan.

4.   Kebutuhan Menurut Subjek

a. Kebutuhan individual adalah kebutuhan perseorangan atau individu.
Misalnya, seseorang membutuhkan alat bantu dengar atau kacamata.
b. Kebutuhan kolektif adalah kebutuhan bersama dalam suatu
masyarakat dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Misalnya,
jalan raya, rumah sakit, dan sekolah.

D Alat Pemuas Kebutuhan
Setelah kita mengetahui berbagai macam kebutuhan, kita perlu mengetahui
berbagai alat pemuas kebutuhan. Alat pemuas kebutuhan manusia lazimnya
disebut produk, yang berupa barang (goods) dan jasa (service).
Penggolongan produk menjadi barang dan jasa tersebut berdasarkan atas
wujudnya. Alat pemuas kebutuhan berupa barang adalah segala sesuatu yang
dapat memenuhi kebutuhan yang sifatnya berwujud, dapat dilihat dan diraba.
Contohnya, komputer, tas, buku, dan rumah. Alat pemuas kebutuhan berupa
jasa adalah segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan yang sifatnya tidak
berwujud. Contohnya, jasa dokter, guru, arsitek, tukang cukur, dan sopir taksi.
1. Jenis-jenis Barang
Selain menurut wujudnya, alat pemuas kebutuhan dapat digolongkan
ke dalam beberapa jenis. Jenis-jenis alat pemuas kebutuhan tersebut, antara
lain sebagai berikut.

a. Jenis barang menurut cara memperolehnya
Pemuas kebutuhan dapat dibedakan menurut besarnya
pengorbanan yang kita lakukan untuk memperolehnya.
1. Barang ekonomi
Barang ekonomi adalah barang pemuas kebutuhan yang
untuk memperolehnya memerlukan sejumlah pengorbanan
tertentu yang biasanya berupa uang. Misalnya, untuk memperoleh
makanan kita harus mengeluarkan sejumlah uang. Uang tersebut
adalah sebuah pengorbanan.
2. Barang bebas
Barang bebas adalah barang pemuas kebutuhan yang tersedia
hampir tidak terbatas sehingga untuk memperolehnya kita tidak
membutuhkan pengorbanan dan dapat mengambilnya begitu saja
di alam. Misalnya, udara untuk bernapas, pasir di padang pasir,
dan es di kutub.
3. Barang illith
Barang illith adalah barang yang dibutuhkan tapi jika barang
ini melebihi dari yang dibutuhkan justru akan merugikan dan
berbahaya. Misalnya, air dan api.

b. Jenis barang menurut kegunaannya
Menurut kegunaannya, barang atau alat pemuas kebutuhan dapat
digolongkan menjadi dua.
1. Barang konsumsi
Barang konsumsi adalah barang siap pakai karena manfaatnya
langsung dapat diambil. Misalnya, makanan, minuman, dan
pakaian.
2. Barang produksi
Barang produksi adalah barang yang berguna untuk menghasilkan
barang yang lain. Barang produksi merupakan istilah lain dari
barang modal. Misalnya, mesin jahit dan radio.
c. Jenis barang menurut proses produksinya
Menurut proses produksinya, barang dapat dibedakan sebagai berikut.
1. Barang mentah (bahan baku)
Barang mentah adalah bahan dasar untuk membuat barang lain.
Barang ini sama sekali belum mengalami proses pengolahan.
Misalnya, kapas, kayu, dan hasil tambang.
2. Barang setengah jadi
Barang setengah jadi adalah barang yang telah melalui proses
pengolahan, tetapi belum dapat digunakan untuk memenuhi
kebutuhan karena belum menjadi produk akhir. Misalnya, kain
untuk membuat pakaian, besi untuk untuk membuat pisau, dan
terigu untuk membuat kue.
3. Barang jadi
Barang jadi merupakan produk
akhir yang telah melalui proses pengolahan
dari bahan baku menjadi
bahan setengah jadi sampai menjadi
barang yang siap pakai untuk
memenuhi kebutuhan manusia.
d. Jenis barang menurut hubungannya dengan barang lain
Setiap barang pemuas kebutuhan mempunyai hubungan dengan
barang lainnya sesuai dengan fungsi dan peranannya, yaitu sebagai
berikut.
a. Barang substitusi
Barang substitusi adalah barang pemuas kebutuhan yang
fungsinya dapat menggantikan barang lain atau dapat saling
menggantikan. Contohnya, gas dapat menggantikan minyak tanah
sebagai bahan bakar.
b. Barang komplementer
Barang komplementer adalah barang pemuas kebutuhan yang
akan bermanfaat apabila dipakai bersama-sama dengan benda
yang lain. Misalnya, mobil dengan bensin, jarum dengan benang,
dan kompor dengan minyak tanah.
2. Kegunaan Barang
Setiap barang mempunyai nilai guna atau manfaat tersendiri atau sering
juga disebut utilitas (utility). Pada dasarnya manusia melakukan suatu proses
produksi untuk meningkatkan nilai guna suatu barang. Nilai guna suatu
barang dapat ditingkatkan tidak saja karena diubah dari bahan mentah
menjadi barang setengah jadi, dan kemudian diubah lagi menjadi barang
jadi, tetapi setelah menjadi barang jadi pun nilai gunanya dapat terus
ditingkatkan.
Oleh karena itu, banyak perusahaan yang melakukan berbagai macam
inovasi pada barang-barang yang diproduksinya untuk semakin
meningkatkan nilai guna barang tersebut. Misalnya, perkembangan telepon
seluler (handphone) yang semakin lama semakin canggih, beragam
kegunaannya, serta semakin memudahkan proses kerja manusia.
Kegunaan barang umumnya dapat digolongkan sebagai berikut.
a. Kegunaan bahan dasar (Elementary utility)
Kegunaan bahan dasar berarti suatu barang dirasakan
kegunaannya karena memiliki bahan dasar tertentu. Misalnya, pasir
kuarsa berguna karena mengandung bahan dasar untuk pembuatan
kaca.
b. Kegunaan bentuk (Form utility)
Kegunaan bentuk berarti peningkatan nilai guna suatu barang
terjadi karena perubahan bentuknya. Misalnya, kegunaan sebatang kayu
akan meningkat setelah diubah bentuknya menjadi kursi.
b. Kegunaan waktu (Time utility)
Kegunaan waktu berarti peningkatan nilai guna suatu barang
terjadi jika digunakan pada waktu yang tepat. Misalnya, jas hujan dan
payung berguna pada saat musim hujan.
d. Kegunaan tempat (Place utility)
Kegunaan tempat berarti peningkatan nilai guna suatu barang
terjadi jika berada pada tempat yang tepat. Misalnya, perahu berguna
ketika berada di lautan.
e. Kegunaan kepemilikan (Ownership utility)
Kegunaan kepemilikan berarti peningkatan nilai guna suatu barang
terjadi jika berada pada pemilik yang tepat. Misalnya, jala lebih berguna
bagi seorang nelayan daripada bagi seorang dokter.
E Sumber Daya
Macam-macam Sumber Daya
Untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya manusia harus dapat
memanfaatkan sumber daya yang ada seoptimal mungkin. Ada beberapa
macam sumber daya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.
a. Sumber daya alam
Sumber daya alam adalah segala yang ada di alam yang dapat
digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Alam adalah karunia
yang diberikan oleh Tuhan yang akan membawa manfaat besar jika
dikelola secara bijaksana. Namun, jika sumber daya ini dieksploitasi
secara tidak bertanggung jawab, dapat mendatangkan bencana yang
besar pula.
Banyak negara yang kecil, tetapi kaya raya karena memiliki sumber
daya alam yang melimpah dan dikelola dengan baik. Misalnya, Brunei
Darussalam memiliki sumber daya alam minyak bumi.
Masalah Ekonomi dan Kaitannya dengan Kelangkaan Kebutuhan Manusia 15
b. Sumber daya manusia
Manusia selain sebagai konsumen bagi barang dan jasa juga
merupakan sumber daya yang membawa manfaat besar bagi
masyarakat apabila kemampuannya dimanfaatkan secara maksimal
sebab manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan diberikan kelebihan
berupa kecerdasan dan hati nurani.
Negara-negara yang memiliki sumber daya alam yang kurang,
tetapi memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dapat menjadi
negara yang menguasai perekonomian dunia. Misalnya, Jepang dan
Singapura.
Sumber daya manusia yang berkualitas harus memenuhi unsurunsur
seperti berikut.
1. Akhlak yang baik
Akhlak yang baik dapat mendasari segala tingkah laku
manusia untuk senantiasa melakukan yang terbaik, jujur, adil, serta
berusaha untuk tidak merugikan orang lain dan dirinya sendiri.
Sehingga keberadaannya akan selalu berguna dan tidak sia-sia.
2. Keahlian
Manusia yang memiliki keahlian akan dapat menyelesaikan
pekerjaannya sesuai dengan target yang telah ditentukan baik
dalam segi waktu maupun kualitas. Jadi, manusia yang mempunyai
keahlian akan sangat berguna untuk  dapat menghasilkan
barang dan jasa yang berkualitas.
3. Kekuatan fisik
Kekuatan fisik manusia akan sangat berguna jika diarahkan pada
hal-hal yang positif.
c. Sumber daya modal
Modal adalah segala yang digunakan untuk menghasilkan barang
dan jasa. Modal dapat meliputi uang, teknologi, peralatan, mesin-mesin,
tanah, informasi, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya perhatikan
macam-macam modal berikut ini.
1. Modal menurut pemiliknya
a. Modal perseorangan, artinya modal tersebut dimiliki oleh
perseorangan. Misalnya, gedung dan kendaraan.
b. Modal masyarakat, artinya modal tersebut dimiliki oleh
banyak orang dan untuk kepentingan orang banyak. Misalnya,
jalan dan jembatan.
2. Modal menurut wujudnya
a. Konkret, artinya modal yang jelas wujudnya, tetapi dapat
dilihat. Misalnya, gedung, mesin, dan peralatan.
b. Abstrak, artinya modal yang tidak terlihat, tetapi kegunaannya
dapat dirasakan. Misalnya, nama baik perusahaan, keahlian
karyawan, dan hak cipta.
3. Modal menurut bentuknya
a. Uang, artinya modal berupa dana.
b. Barang, artinya modal berupa alat yang digunakan dalam
proses produksi. Misalnya, mesin, gedung, dan kendaraan.
4. Modal menurut sifatnya
a. Modal tetap, artinya modal yang dapat digunakan lebih dari
satu kali masa produksi. Misalnya, mesin, kendaraan, dan
gedung.
b. Modal lancar, artinya modal yang habis dalam satu kali proses
produksi. Misalnya, bahan baku, kertas, dan bahan bakar
mesin.
5. Modal menurut sumbernya
a. Modal sendiri, artinya modal yang berasal dari pemilik
perusahaan. Misalnya, saham dan tabungan.
b. Modal pinjaman, artinya modal pinjaman dari pihak lain.
F Kelangkaan Sumber Daya (Scarcity)
Sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan sangat terbatas.
Kalaupun sumber daya dapat diperbarui, hal itu memerlukan waktu yang sangat
lama sehingga tidak dapat mengejar kebutuhan manusia yang semakin
Masalah Ekonomi dan Kaitannya dengan Kelangkaan Kebutuhan Manusia 17
bertambah. Sumber daya memiliki sifat-sifat khusus, yaitu merupakan barang
langka (scarce) karena jumlahnya terbatas, dapat dipakai dalam penggunaan yang
berbeda, dan dapat dikombinasikan dalam berbagai perbandingan untuk
menghasilkan barang tertentu.
Hal di atas menyebabkan manusia dituntut untuk menggunakan sumbersumber
daya tersebut secara cermat dan tepat serta harus tunduk kepada Hukum
Kelangkaan (The Law of Scarcity), yang menyatakan bahwa untuk memenuhi
kebutuhan tertentu orang harus mengorbankan sesuatu yang lebih dahulu.
G Pemanfaatan Sumber Daya
Sesuai dengan sistem ekonomi yang dianut oleh Indonesia, yaitu sistem
demokrasi ekonomi, pemanfaatan sumber daya alam pun harus berdasarkan
kepentingan rakyat banyak.
Pemanfaatan sumber daya alam diatur dalam TAP MPR No. IV/MPR/1999
sebagai berikut.
1. Mengembangkan kebijakan industri, perdagangan, dan investasi dalam
rangka meningkatkan daya saing global dengan membuka aksessibilitas
yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat
dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama yang berbasis
keunggulan sumber daya alam dengan menghapus segala bentuk perlakuan
diskriminatif dan hambatan.
2. Mengembangkan sistem ketahanan pangan yang berbasis pada keragaman
sumber daya bahan pangan, kelembagaan serta budaya lokal dalam rangka
menjamin tersedianya pangan dan nutrisi dalam jumlah dan mutu yang
dibutuhkan pada tingkat harga yang terjangkau, dengan memerhatikan
peningkatan pendapatan petani dan nelayan serta peningkatan produksi
yang diatur oleh undang-undang.
3. Meningkatkan persediaan dan pemanfaatan sumber energi dan tenaga listrik
yang relatif murah serta ramah lingkungan dan secara berkelanjutan yang
pengelolaannya diatur dengan undang-undang.
4. Mengembangkan kebijakan pertanahan untuk meningkatkan pemanfaatan
dan penggunaan tanah secara adil, transparan, dan produktif dengan
menyamakan hak-hak rakyat setempat, termasuk hak ulayat (wilayah) yang
sesuai dan seimbang.
5. Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana
publik, termasuk transportasi, telekomunikasi, energi, listrik, dan air bersih
guna mendorong pemerataan pembangunan, melayani kebutuhan
masyarakat dengan harga terjangkau, serta membuka keterisolasian wilayah
pedalaman dan terpencil.
6. Mengembangkan ketenagakerjaan secara menyeluruh dan terpadu yang
diarahkan pada peningkatan kompetensi dan kemandirian tenaga kerja,
peningkatan pengupahan, penjaminan kesejahteraan, perlindungan kerja,
dan kebebasan berserikat.
7. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penempatan tenaga kerja ke luar negeri
dengan memerhatikan kompetensi, perlindungan, dan pembelaan tenaga
kerja.
Masalah Ekonomi dan Kaitannya dengan Kelangkaan Kebutuhan Manusia 19

H Masalah Pokok Ekonomi
Sumber daya yang terbatas menimbulkan paling sedikit tiga masalah pokok
dalam perekonomian yang harus dipecahkan oleh masyarakat sebagai subjek
ekonomi. Tiga masalah pokok tersebut adalah sebagai berikut.
1. Barang dan jasa apa yang akan diproduksi What
Masalah pokok ekonomi yang membutuhkan pemecahan di antaranya
adalah barang apa yang akan diproduksi? Barang primer, sekunder, tertier
atau ketiganya? Mana yang paling dibutuhkan? Berapa banyak dari masingmasing
barang tersebut diproduksi?
Dengan sumber daya yang tersedia produsen harus mampu
memutuskan penggunaan barang tersebut untuk sumber daya. Misalnya
terdapat sebidang tanah, digunakan untuk apa tanah tersebut? Apakah untuk
bercocok tanam? Membangun rumah atau pabrik? Keputusan yang tepat
dapat mengatasi beberapa masalah ekonomi dan menekan sedikit
kemungkinan timbulnya masalah baru.
2. Bagaimana cara memproduksi o
Pertanyaan ini menyangkut teknik produksi yang diterapkan dan
kemampuan mengombinasikan faktor-faktor produksi atau sumber daya
alam yang ada di dalam proses produksi. Dengan keterbatasan sumber daya
ekonomi yang tersedia para produsen harus mampu mengombinasikannya
bahkan sampai kepada penentu pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam
proses produksi.
3. Untuk siapa barang atau jasa dihasilkan for Whom
Pertanyaan ini menyangkut masalah untuk siapa atau lapisan
masyarakat yang mana yang menikmati barang dan jasa yang diberikan.
Apakah setiap warga negara mendapat bagian yang sama atau berbeda?
Apakah pendapatan nasional telah diretribusikan secara adil? Apakah
proyek tertentu perlu dilaksanakan agar setiap penduduk dapat
mengonsumsinya? Semua pertanyaan tersebut menyangkut untuk siapa
barang dan jasa diproduksi.
Ketiga masalah di atas, yaitu what, how, dan for whom bersifat fundamental
dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya serta selalu dihadapi oleh
setiap negara, baik negara sedang berkembang maupun negara yang sudah maju.
Namun, tidak semua perekonomian dapat memecahkan ketiga masalah tersebut
dengan cara yang sama. Kemungkinan-kemungkinan produksi setiap negara
untuk memecahkan masalah-masalah pokok yang dihadapai oleh setiap negara
tergantung dari sistem perekonomian yang dianut oleh masing-masing negara.
Hal ini akan dijelaskan lebih lanjut pada Bab II termasuk sistem ekonomi apa
yang dianut oleh Indonesia untuk menjawab ketiga masalah pokok ini.

I Biaya Peluang (Opportunity Cost)
Masalah ekonomi yang dihadapi oleh menusia mendorong manusia untuk
selalu bersikap rasional dalam menentukan berbagai pilihan, agar sumber daya
alam yang dimilikinya dapat digunakan untuk memuaskan kebutuhan hidup
dengan semaksimal mungkin.
Dalam ekonomi dikenal istilah biaya peluang (Opportunity Cost). Biaya
peluang adalah biaya yang timbul akibat memilih sebuah peluang terbaik dari
beberapa alternatif yang tersedia. Ketika seseorang dihadapkan pada beberapa
alternatif pilihan dan harus memilih salah satu di antaranya maka alternatif yang
tidak dipilihnya itulah yang menjadi biaya peluang.
Menurut pendapat kalian, di antara makanan tersebut mana yang menjadi
pilihan pertama, kedua, dan ketiga? Karena kalian hanya dapat memilih salah
satu di antaranya maka pilihan kedua dan ketiga itulah yang dimaksud dengan
biaya peluang.
Seperti juga yang terjadi pada salah satu faktor produksi yaitu tenaga kerja,
jika seorang pekerja mengambil salah satu kesempatan atau peluang untuk
melakukan suatu produksi maka secara bersamaan dia akan kehilangan peluang
untuk melakukan produksi pada bidang lain. Kehilangan kesempatan itulah yang
disebut opportunity cost atau biaya peluang. Setiap orang harus selalu berusaha
untuk mendapatkan manfaat tertinggi dari setiap alternatif pilihan dan
mengambil biaya peluang yang terendah.
Contoh lain dari opportunity cost pada kesempatan kerja adalah Faris ditawari
untuk bekerja di suatu perusahaan dengan gaji Rp1.000.000,00 per bulan. Di sisi
lain Faris memiliki kemampuan secara keahlian dan modal untuk melakukan
produksi suatu barang dengan peluang mendapatkan laba Rp5.000.000,00 per
bulan, tetapi setelah melalui proses produksi dan promosi selama 4 bulan.
Dari ilustrasi di atas, jika Faris lebih memilih mengambil peluang untuk
melakukan produksi sendiri maka dia telah kehilangan peluang untuk bekerja
pada orang lain dengan gaji Rp1.000.000,00 selama 4 bulan. Itulah yang dimaksud
Pilihan 1 Pilihan 2 Pilihan 3
Masalah Ekonomi dan Kaitannya dengan Kelangkaan Kebutuhan Manusia 21
1. Masalah ekonomi terjadi karena adanya kesenjangan antara kebutuhan
manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhannya
terbatas.
2. Kebutuhan manusia yang tidak terbatas disebabkan beberapa faktor,
yaitu sifat alami manusia, tingkat pendapatan, lingkungan alam,
lingkungan sosial, teknologi informasi, agama dan kepercayaan,
akulturasi budaya, dan perdagangan internasional.
3. Barang sebagai alat pemuas kebutuhan manusia digolongkan menurut
cara memperolehnya, kegunaan proses produksi, dan hubungannya
dengan barang lain.
4. Kegunaan barang sebagai alat pemuas kebutuhan digolongkan menjadi
kegunaan bahan dasar (Elementary Utility), kegunaan bentuk (Form
Utility), kegunaan waktu (Time Utility), kegunaan tempat (Place Utility),
dan kegunaan kepemilikan (Ownership Utility).
6. Untuk dapat memenuhi kebutuhannya manusia harus memanfaatkan
sumber daya yang dimiliki yang terdiri dari sumber daya alam, sumber
daya manusia, dan sumber daya modal.
Rangkuman
dengan biaya peluang. Jadi besarnya biaya peluang bagi Faris selama 4 bulan
adalah 4 x Rp1.000.000,00, yaitu Rp4.000.000,00.
Jika kalian memiliki uang Rp150.000,00 dan membutuhkan beberapa buah
barang dan jasa yang telah kalian tulis dalam sebuah daftar kebutuhan. Barang
yang mana yang akan kalian pilih? Tetapi ingat, uang yang dapat kalian gunakan
hanya Rp150.000,00.
Berikut daftar barang yang telah dibuat.
1. Buku Rp20.000,00 5. Rekreasi Rp60.000,00
2. Transportasi Rp60.000,00 6. Tas Rp50.000,00
3. Sepatu Rp70.000,00 7. Makanan Rp10.000,00
4. Seragan Rp80.000,00
Sekarang manakah kebutuhan yang kalian pilih? Dan berapakah biaya
peluangnya?
(Jika jawabanmu Rp200.000,00 berarti kamu benar).

Rangkuman
1. Masalah ekonomi terjadi karena adanya kesenjangan antara kebutuhan
manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhannya
terbatas.
2. Kebutuhan manusia yang tidak terbatas disebabkan beberapa faktor,
yaitu sifat alami manusia, tingkat pendapatan, lingkungan alam,
lingkungan sosial, teknologi informasi, agama dan kepercayaan,
akulturasi budaya, dan perdagangan internasional.
3. Barang sebagai alat pemuas kebutuhan manusia digolongkan menurut
cara memperolehnya, kegunaan proses produksi, dan hubungannya
dengan barang lain.
4. Kegunaan barang sebagai alat pemuas kebutuhan digolongkan menjadi
kegunaan bahan dasar (Elementary Utility), kegunaan bentuk (Form
Utility), kegunaan waktu (Time Utility), kegunaan tempat (Place Utility),
dan kegunaan kepemilikan (Ownership Utility).
6. Untuk dapat memenuhi kebutuhannya manusia harus memanfaatkan
sumber daya yang dimiliki yang terdiri dari sumber daya alam, sumber
daya manusia, dan sumber daya modal
Evaluasi Bab I

I. Berilah tanda silang (x) pada salah satu jawaban yang benar!
1. Masalah ekonomi terjadi karena ....
a. kebutuhan manusia yang tidak terbatas
b. sumber daya alam yang terbatas
c. kebutuhan manusia tidak terbatas, sedangkan alat pemuasnya
terbatas
d. cara manusia dalam menghabiskan penghasilan
e. cara manusia dalam memenuhi kebutuhan pokok
2. Perkembangan kebutuhan manusia, di antaranya disebabkan oleh
faktor ....
a. perdagangan internasional
b. terbatasnya faktor produksi
c. banyaknya kebutuhan jasmani
d. terbatasnya pengetahuan manusia
e. banyaknya uang yang beredar
3. Kebutuhan menurut intensitasnya, di antaranya adalah ....
a. kebutuhan jasmani
b. kebutuhan sekarang
c. kebutuhan psikologis
d. kebutuhan primer
e. kebutuhan individual
4. Masalah pokok ekonomi mencakup ....
a. what, how, for who
b. what, how, who
c. what, when, who
d. why, when, who
e. why, where, how
5. Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan adalah ....
a. kebutuhan harus dipenuhi, keinginan tidak perlu dipenuhi
b. kebutuhan harus dipenuhi terlebih dahulu, baru setelah itu
keinginan
c. kebutuhan semua orang sama, sedangkan keinginan setiap orang
berbeda
d. jika kebutuhan tidak dipenuhi, kehidupan kita tidak akan
terganggu, sedangkan jika keinginan tidak dipenuhi, kehidupan
akan terganggu
e. kebutuhan dan keinginan tidak perlu terpenuhi

6. Jumlah sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan
manusia sifatnya ....
a. langka atau terbatas dibandingkan dengan kebutuhan
b. bebas dan dapat dieksploitasi sesuai dengan kebutuhan
c. hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak
d. cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
e. dapat diperbarui dengan cepat
7. Suatu keadaan adanya keseimbangan antara kebutuhan dan alat
pemuas kebutuhan disebut ....
a. kaya
b. bahagia
c. subur
d. makmur
e. sejahtera
8. Yang dimaksud dengan barang substitusi, contohnya adalah ....
a. gas dengan kompor gas
b. jarum dengan benang
c. sepatu dengan kaos kaki
d. kopi dengan teh
e. nasi dengan sayuran
9. Alat pemuas kebutuhan dapat dibedakan menurut pengorbanan untuk
memperolehnya. Perbedaan ini dibuat berdasarkan ....
a. kegunaan barang
b. jumlah barang yang tersedia di alam
c. ekonomis atau tidaknya barang
d. murah mahalnya barang
e. proses pembuatan barang

10. Contoh faktor yang dapat memengaruhi kebutuhan manusia dari segi
alam adalah ....
a. umat Kristen membutuhkan pohon natal, sedangkan umat Islam
membutuhkan sajadah.
b. orang zaman dahulu membutuhkan kereta, sedangkan orang
zaman sekarang membutuhkan kereta api.
c. masyarakat di pulau terpencil membutuhkan kapal, sedangkan
masyarakat di gunung membutuhkan helikopter.
d. petani membutuhkan traktor, sedangkan nelayan membutuhkan
kapal.
e. karyawan kantor membutuhkan internet, sedangkan karyawan di
lapangan membutuhkan telepon selular.
11. Di bawah ini yang bukan sumber daya manusia yang berkualitas dan
memenuhi kriteria adalah ....
a. akhlak yang baik
b. pekerja keras
c. keahlian
d. kekuatan fisik
e. tidak memiliki kekurangan
12. Yang termasuk modal abstrak adalah ....
a. saham
b. jalan raya
c. pinjaman
d. tabungan
e. keahlian
13. Berikut ini yang termasuk barang ekonomi adalah ....
a. air sungai
b. pasir di padang pasir
c. oksigen tabung
d. udara terbuka
e. sinar matahari
14. Berikut ini adalah macam-macam modal:
1. perseorangan
2. abstrak
3. lancar
4. masyarakat
5. tetap
Yang termasuk modal menurut sifatnya adalah ....
a. 1 dan 2 d. 3 dan 5
b. 2 dan 3 e. 2 dan 5
c. 1 dan 4
15. Pemanfaatan sumber daya, di antaranya sebagai berikut.
1. Dieksploitasi semaksimal mungkin
2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kerja ke luar negeri
3. Mengembangkan sistem ketahanan pangan
4. Digunakan sehemat mungkin untuk persediaan di masa depan
5. Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana prasarana
Pemanfaatan sumber daya yang diatur dalam TAP MPR No. IV/MPR/
1999 adalah ....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 3 dan 5
e. 1 dan 4
II. Selesaikanlah soal-soal berikut ini!
1. Sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan!
2. Sebutkan (minimal 5) contoh yang dapat membedakan antara
kebutuhan dan keinginan!
3. Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan manusia!
4. Apakah konsep kegunaan juga berlaku bagi sektor jasa? Jelaskan!
5. Menurut pendapatmu apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan
kualitas sumber daya manusia?
6. Menurut pendapatmu, apa saja yang harus dilakukan untuk
memanfaatkan sumber daya alam secara optimal?
7. Jelaskan jenis-jenis kebutuhan manusia berdasarkan intensitas
kegunaannya! Lengkapi dengan contohnya!
8. Jelaskan jenis-jenis barang berdasarkan proses produksinya!
9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan barang ekonomi! Lengkapi dengan
contohnya!
10. Jelaskan mengenai penggolongan kegunaan barang!

Unjuk Sikap
Penebangan hutan ilegal oleh sekelompok pengusaha atau penjarahan
hutan oleh masyarakat di daerah hutan Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi,
dan daerah lainnya di Tanah Air telah menjadikan hutan dunia kita menjadi
gundul, yang berakibat sangat fatal terhadap kelangsungan ekosistem
lingkungan alam dunia. Lapisan ozon terus menipis sehingga udara di bumi
semakin panas, marga satwa di dalamnya terancam punah, struktur tanah
yang rusak akhirnya mengakibatkan kerusakan alam di dalamnya, seperti
banjir dan longsor pasti akan terjadi. Dan tentunya peristiwa bencana yang
terjadi dewasa ini, merupakan salah satu jawabannya.
Diskusikan secara kelompok yang beranggotakan maksimal 4 orang,
berikan pendapatmu mengenai isi wacana di atas, apa yang harus dilakukan
pemerintah, masyarakat, dan kalian sendiri untuk mencegah dan mengatasi
keadaan tersebut?
Unjuk Kerja
Tuliskan kejadian ekonomi yang membuat kalian harus membuat sebuah
keputusan dari berbagai alternatif pilihan, keputusan apa yang diambil dan
hitunglah biaya peluangnya!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar